Pandangan Secara Umum Busana Muslim

Busana muslim – Pakaian menurut bahasa adalah segala sesuatu yang menempel pada tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki. Menurut istilah, pakaian adalah segala sesuatu yang kita kenakan setiap hari dari ujung rambut sampai ujung kaki berserta segala pelengkapannya, seperti tas, sepatu, dan segala macam perhiasan (aksesoris) yang melekat padanya Busana islam adalah suatu ungkapan terhadap pakaian yang berfungsi menutupi tubuh manusia yang dapat terlindung dari hawa panas dan dingin. Sementara dari pakaian islami adalah pakaian yang berfungsi menutupi seluruh aurat baik pria maupun wanita yang tidak transparan tidak ketat dan tidak menyurupai lawan jenis.

Pakaian secara umum dipahami sebagai “alat” untuk melindungi tubuh atau “fasilitas” untuk memperindah penampilan. Tetapi selain untuk memenuhi dua fungsi tersebut, pakaian pun dapat berfungsi sebagai “alat” komunikasi yang non-verbal, karena pakaian mengandug simbol-simbol yang memiliki beragam makna “Hai anak Adam, Sesungguhnya kami Telah menurunkan kepadamu Pakaian untuk menutup auratmu dan Pakaian indah untuk perhiasan. dan Pakaian takwa Itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat”.

Menurut syariat Islam, busana muslim bukan hanya sekedar simbol, melainkan dengan mengenakannya berarti seorang perempuan telah menyatakan kepada makhluk Allah akan keyakinan, pandangannya terhadap dunia, dan jalan hidup yang ia tempuh, dimana semua itu didasarkan pada keyakinan mendalam terhadap Allah S.W.T.

Allah telah mewajibkan kaum wanita untuk berhijab, bersamaan denngan itupun maka Allah pun telah menetapkan syarat dan ketentuannya. Dan erhijab tidak hanya sekedar menutup aurat saja. Dewasa ini masih yang banyak muslimah yang menyalah artikan konsep “menutup aurat” yang dimaksud, sehingga tidaklah mengherankan jika muncul berbagai macam model busana muslimah dengan prinsip “Asal menutup aurat”. Golongan muslimah yang demikian lebih mementingkan faktor keindahannya, keanggunan, tanpa memperhatikan benar salahnya dalam mengenakannya. Sehingga dari salah paham ini kemudian timbul kesalahan-kesalahan yang sangat fatal dalam berbusana muslimah diantaranya adalah
Tidak Menutup Aurat Secara Sempurna Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma binti Abu Bakr menemui Rasulullah sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling darinya dan berkata kepadanya “Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang terlihat, kecuali ini.” Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak tangannya. Allah Pemberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya” Jadi jelas bahwa selain muka dan telapak tangan, tidak boleh terlihat walaupun sedikit Namun fakta yang beredar dikalangan muslimah kita adalah masih seringnya aurat yang ditampakan dalam berbusana muslimah yang salah antara lain Leher Umumnya karena jilbabyang dikenakan terlalu pendek atau karena jilbab yang diterpa angin, aturannya adalah leher tidak boleh sampai terlihat Lengan Beberapa muslimah tak jarang yang menggunakan baju berlengan panjang namun ketika menggerakkan tangannya masih dapat tersingkap lengan tangannya. Padahal pergelangan tangan dan lengan termasuk aurat yang tidak boleh terlihat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *